Habib Ali Bin Abubakar Bin Umar Al Khamid

Makam Habib Ali Bin Abubakar Bin Umar Al Khamid

Makam Habib Ali Bin Abubakar Bin Umar Al Khamid

Habib Ali Bin Abubakar Bin Umar Bin Abubakar Al Khamid semasa hidup dikenal sangat dekat dengan keluarga Kerajaan Gel-Gel, Klungkung. Jabatan penterjemah atau ahli bahasa yang bertugas mengajarkan bahasa Melayu kepada Raja Dewa Agung Jambe dipercayakan kepada Beliau.

Meski Beliau sebagai seorang Muslim, Raja Klungkung, Dewa Agung Jambe tak membedakan soal keyakinan dan mempercayakan jabatan penterjemah kepada Habib Ali Bin Abubakar Bin Umar Al Khamid.

Kampung Islam Pulau Serangan Bali

Makam Tua di Pulau Serangan

Makam Tua di Pulau Serangan

Sejarah Islam juga berlangsung di Pulau Serangan, Bali pada awal Abad XVII. Kedatangan 40 Laskar Bugis menggunakan perahu Pinisi, ibarat ‘saudara jauh’ pihak Puri Pemecutan-Badung yang tengah berkuasa saat itu. Masa-masa sulit dimana berlangsung peperangan diantara Raja-Raja di Bali dan masa pendudukan kolonial Belanda (VOC). Di Pulau Serangan Ulama asal Bugis diterima baik pihak Kerajaan Pemecutan dan menjadi sebuah persaudaraan Islam-Hindu hingga saat ini.

Coban Rondo

Taman Ujung Karangasem

Taman Ujung Karangasem

Konon berdasarkan legenda rakyat Kota Batu, Malang. Coban Rondo (Air Terjun Janda) bermula dari kisah percintaan ‘segitiga’ antara Putri Dewi Anjarwati dari Gunung Kawi dengan seorang pemuda tampan bernama Raden Baron Kusuma dari Gunung Anjasmoro serta pemuda bernama Joko Lelono yang kabarnya tak jelas asal-usulnya.

Awalnya, kisah cinta Putri Dewi Anjarwati dengan RAden Baron Kusuma berjalan mulus. Suatu saat, Putri Dewi Anjarwati dan Raden Baron Kusuma memutuskanmengikat dalam sebuah ikrar pernikahan. Pernikahan keluarga ‘darah biru’ berlangsung semarak dan hikmat dihadiri kedua keluarga besar mempelai.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.